Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Top Ads

Alat Servis HP dan Fungsinya

Halo sobat Elppas, di artikel ini saya akan bahas alat-alat servis HP dan fungsinya.


1. Obeng

Alat yang paling penting tentunya obeng, karena semua smartphone pasti menggunakan sekrup dibagian dalamnya.

Apa fungsi dari obeng?
Pasti sudah tahu dong ya bahwa, obeng merupakan alat yang berfungsi untuk memutar sekrup agar dapat mengencangkan atau mengendorkan berbagai komponen. 

Beberapa jenis mata obeng yang paling penting untuk servis HP:

  • Obeng Phillips (Plus) ukuran 1,2/1,5/2,0mm. HP Android saat ini rata-rata menggunakan sekrup + ukuran ini.
  • Obeng Pentalobe (Bintang 5) ukuran 0,8mm. Biasa digunakan di iPhone sekrup bagian luar. Ada juga digunakan di beberapa Android.
  • Obeng Tri-point (Y) ukuran 0,6/0,8mm. Biasa digunakan di iPhone sekrup bagian dalam.

Daftar rekomendasi obeng servis HP:

 Info dan review obeng lainnya bisa lihat di tag Obeng.

2. Opening Tools

Alat yang juga sangat penting dimiliki tuser (tukang servis) untuk membongkar HP adalah opening tool (alat pembuka).

Fungsi opening tools adalah sebagai alat bantu untuk membongkar seperti mencongkel casing atau konektor pada perangkat seperti HP, tablet, laptop, atau perangkat elektronik lain.

3. Heat Gun/Hot Air Gun

Smartphone dan tablet saat ini banyak yang menggunakan perekat (lem) pada casing belakangnya. Untuk membuka casing tersebut diperlukan heat gun untuk memanaskan lem agar meleleh sehingga casing mudah dibuka.

Fungsi heat gun adalah untuk memanaskan sesuatu dengan pancaran udara panas. Dalam hal servis HP biasa digunakan untuk melelehkan lem casing, LCD, atau melelehkan timah saat menyolder/desoldering. 

Penggunaan umum termasuk membengkokan pipa PVC, pengupasan cat dan wallpaper lama saat merenovasi atau mendekorasi ulang, melepas sticker, melapisi atau memperbaiki furnitur, dan banyak lagi. 

Rekomendasi untuk pemula:

4. Solder, Timah, Flux dan Solder Wick

Alat servis HP yang paling penting juga adalah Solder, beserta timah dan flux-nya. 

Macam-macam timah:

  • Timah kawat/gulung
  • Timah cair/pasta
  • Timah serbuk

Fungsi timah kawat biasanya untuk menyolder kaki komponen yang terlihat di permukaan, sedangkan timah pasta atau serbuk untuk kaki IC.

Fungsi Solder adalah untuk memanaskan kawat timah dalam pemasangan/pelepasan komponen elektronika. Pemasangan komponen elektronik pada PCB (Printed Circuit Board) membutuhkan besi solder dan timah solder untuk terpasang dengan aman. 

Flux berfungsi untuk menghilangkan oksidasi saat menyolder, yang juga dapat memudahkan timah menempel pada permukaan saat dipanaskan dengan solder sehingga timah benar-benar menempel pada permukaan komponen yang disolder.

Solder Wick berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa timah yang tercecer.

5. Antistatic Mat / ESD Mat

Saat memperbaiki HP sangat disarankan kita menggunakan alas, khususnya Antistatic Mat atau Electrostatic Discharge (ESD). 

ESD Mat juga biasanya memiliki tempat-tempat khusus untuk menyimpan obeng, komponen, dan sekrup agar tidak berceceran, lebih tertata agar tidak mudah hilang.

Fungsi Antistatic Mat (Tikar anti statis) adalah sebagai alas kerja sekaligus untuk melindungi dari arus listrik statis. Dapat mengurangi resiko kerusakan pada komponen kecil akibat listrik statis.

6. Multimeter/Multitester/Avometer

Multimeter atau multitester atau avometer ada dua jenis: Analog dan Digital. Multimeter digital digunakan di sebagian besar perbaikan ponsel. 

Multimeter berfungsi untuk memeriksa komponen atau trek apa pun, multimeter digital adalah yang paling tepat, karena dalam hal ini kita dapat mengetahui nilai keluarnya. Untuk perbaikan ponsel, Anda harus menggunakan multimeter berkualitas baik.

Disarankan untuk memiliki keduanya, baik avomerter analog maupun digital, karena ada hal yang tidak bisa dilakukan oleh avometer digital tapi bisa dilakukan avo analog untuk diagnosa.

7. Pinset

Alat yang juga wajib dimiliki tuser HP adalah pinset.

Fungsi pinset dalam perbaikan ponsel adalah untuk memegang/menjepit komponen-komponen seperti IC atau kabel jumper. Atau ketika kita memisahkan jack charging dari motherboard, pada saat itu kita membutuhkan Tweezer. Dengan bantuan pinset kita dapat memisahkan komponen atau IC apapun dari motherboard. 

Saya menyarankan Anda untuk hanya menggunakan pinset berkualitas baik dalam perbaikan ponsel. Gunakan yang ujungnya sangat tipis. Saat Anda melepas komponen, gunakan ujung tipis dan saat Anda melepas jack pengisi daya atau penutup IC, gunakan ujung tebal.

Pinset wajib dimiliki adalah pinset cekung atau yang ujungnya bengkok dan pinsel lurus.

8. Thinner/Isopropil Alkohol/Contact Cleaner

Thinner digunakan untuk membersihkan PCB. Di sebagian besar perbaikan ponsel, pengencer juga dikenal sebagai IPA atau Isopropil Alkohol. 

Fungsi yang sering digunakan saat servis HP adalah melumerkan lem casing belakang atau lem baterai agar lebih mudah saat membuka/melepaskan backcover/baterai tersebut.

Saat ini banyak pemalsuan telah dimulai di dalamnya. Untuk ini, Anda harus menggunakan pengencer berkualitas baik. Tetapi setiap kali Anda membersihkan PCB dengan bantuannya, jangan pasang PCB ke konektor baterai setidaknya selama setengah jam. 

9. Smart Charger 

Smart Charger adalah charger yang memiliki ampere dan volt meter.

Fungsi yang sering digunakan saat servis HP adalah untuk melakukan pengecekan atau diagnosa apakah, ketika di cas smartphone merespon atau mengisi baterai dengan normal atau tidak. Apabila ada arus masuk cukup besar (diatas 0.4A) maka normal, namun apabila arus masuk kurang dari 0.4A maka kemungkinan ada yang bermasalah di jalur charging.

10. Power Supply Variable

Power Supply Variable atau DC Power Supply adalah pemasok daya yang menyediakan tegangan ataupun arus listrik dalam wujud DC( Direct Current) serta mempunyai Polaritas yang tetap berupa Positif & Negatif untuk bebannya.

Fungsi untuk teknisi HP biasanya sebagai charger HP dengan tegangan yang bisa disesuaikan dengan daya yang diperlukan HP. 

Fungsi lain juga biasa digunakan untuk ngecas/suntuk baterai yang tegangannya drop.

Tidak hanya sebagai pengganti adaptor, Power supply variable ini pula bisa digunakan untuk mengetahui kerusakan pada HP.

Teknisi yang telah berpengalaman bisa mengenali kerusakan HP cuma dengan melihat tegangan yang muncul di layar monitor.

Untuk teknisi HP minimal beli yang 2 Ampere ya.

11. Penjepit PCB

Penjepit PCB atau PCB Holder adalah alat untuk menahan Papan Sirkuit Cetak ponsel dengan kuat saat menyolder atau memperbaiki. Fungsinya memegang PCB dengan sangat kuat dan tidak memungkinkannya bergerak sehingga membantu dalam memperbaiki dan menyolder. Pemegang PCB ini terbuat dari logam dan tersedia dalam berbagai ukuran, berat, dan bentuk mekanisme pegangan.

Harga kisaran: Rp 20.000 ~ Rp. 300.000. 

12. Lem LCD/Casing B-7000 dan T-7000

Lem B7000 dan T7000 ini sering digunakan teknisi. Fungsinya tentu untuk menempelkan atau merekatkan komponen HP seperti LCD assembly atau backcover.

Lem B7000 biasanya berwarna bening, sedangkan T7000 berwarna hitam. Fungsinya sama saja. Lem tersebut memiliki daya rekat medium, tidak merekat permanen seperti lem besi, karena suatu saat jika ingin bongkar kembali akan lebih mudah melepaskannya.

Merk yang bisa digunakan: Zhanlida atau Mechanics.

Harga kisaran Rp. 10.000 untuk 15ml.

13. Kawat Jumper

Kawat jumper seringkali dibutuhkan teknisi HP, berfungsi untuk menghubungkan jalur yang putus.

Harga kisaran Rp. 2.500.

14. Komputer/Laptop

Komputer/laptop dibutuhkan oleh teknisi HP untuk mengatasi masalah terkait software.

Alat servis HP sebenarnya masih banyak, tapi itu yang paling wajib untuk pemula, selanjutnya nanti akan ada alat-alat lain yang mungkin kita perlukan seiring dengan kemajuan karir kita saat praktek menjadi tukang servis.

Posting Komentar untuk "Alat Servis HP dan Fungsinya"