Apa Itu IC RF atau WTR Pada Smartphone? Harga dan Cara Mengganti IC Sinyal

 

Apa Itu IC RF?

 
IC RF (Radio Frequency Integrated Circuit) adalah sebuah chip atau rangkaian terintegrasi yang khusus dirancang untuk mengolah sinyal-sinyal frekuensi tinggi, seperti sinyal-sinyal radio, mikro gelombang, dan sinyal-sinyal lainnya dalam spektrum frekuensi radio.

IC RF digunakan dalam berbagai aplikasi nirkabel seperti komunikasi seluler, jaringan nirkabel, satelit, radar, dan sebagainya. IC RF digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya, menghilangkan noise dan interferensi, serta melakukan modulasi dan demodulasi sinyal.

Apa itu IC WTR?

 

IC WTR (Wi-Fi/Bluetooth/Transceiver/Receiver) adalah komponen elektronik yang terdapat pada smartphone dan berfungsi sebagai transceiver (pengirim/penerima) dan penerima sinyal radio untuk jaringan Wi-Fi dan Bluetooth.

IC WTR ada yang berdiri sendiri maupun terletak di dalam chipset, biasanya pada chipset Qualcomm, yang digunakan pada smartphone dan bertanggung jawab untuk mengelola fungsi jaringan Wi-Fi dan Bluetooth, termasuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital dan sebaliknya, serta mengatur daya sinyal yang diterima dan dikirim.

Selain itu, IC WTR juga berfungsi sebagai penerima dan pemancar sinyal untuk fitur wireless charging pada beberapa smartphone.

IC WTR biasa ditemukan pada samrtphone Xiaomi dengan chipset Qualcomm.

Apa Itu IC RF atau WTR Pada Smartphone?

IC RF pada smartphone adalah salah satu komponen penting yang bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima sinyal nirkabel seperti jaringan seluler, Wi-Fi, Bluetooth, NFC, dan GPS. IC RF biasanya terdiri dari beberapa bagian, pengontrol frekuensi (frequency synthesizer), modulator/demodulator. 

Letak IC RF/WTR biasanya dekat dengan soket kabel sinyal dan IC PA (power amplifier) alias penguat daya pada board utama smartphone. Bisa juga dibalik atau di sisi lain mainboard, berdekatan dengan slot SIM.

Pada smartphone, IC RF bisa merupakan IC tersendiri khususnya pada ponsel dengan chipset MediaTek. Ataupun pada ponsel dengan chipset Qualcomm biasanya terintegrasi di dalam chipset atau SoC (System on Chip) yang juga mengandung komponen-komponen lain seperti CPU, GPU, RAM, dan lain-lain. 

IC RF pada smartphone harus dirancang untuk mendukung frekuensi yang berbeda-beda yang digunakan di seluruh dunia tergantung pada operator dan teknologi seluler yang digunakan.

Performa IC RF pada smartphone sangat penting karena dapat memengaruhi kualitas sinyal, kecepatan internet, daya tahan baterai, dan penggunaan data. Sebagai contoh, jika IC RF/WTR pada smartphone tidak berfungsi dengan baik, maka sinyal nirkabel bisa lemah, data bisa lebih lambat, dan baterai bisa cepat habis. 

Apa Akibat atau Gejala Jika IC RF/WTR rusak?

Jika IC RF/WTR pada smartphone rusak, maka pengguna akan mengalami beberapa gejala atau masalah terkait dengan koneksi nirkabel seperti jaringan seluler, Wi-Fi, Bluetooth, dan lainnya. Beberapa gejala yang mungkin terjadi akibat kerusakan IC RF adalah:

  • Sinyal nirkabel yang lemah atau hilang sama sekali.
  • Koneksi internet yang buruk atau terputus-putus.
  • Tidak dapat menerima atau membuat panggilan telepon atau pesan teks.
  • Tidak dapat terhubung dengan jaringan Wi-Fi atau Bluetooth.
  • GPS atau navigasi tidak berfungsi dengan baik.
  • Baterai yang cepat habis karena smartphone terus-menerus mencari jaringan yang baik.

Jika terdapat gejala-gejala di atas, ada kemungkinan bahwa IC RF/WTR pada smartphone mengalami kerusakan. Jika ini terjadi, maka IC RF/WTR biasanya perlu diganti atau diperbaiki oleh ahli reparasi smartphone yang terpercaya. Namun, sebelum itu, pastikan bahwa masalah yang dialami benar-benar disebabkan oleh kerusakan IC RF/WTR dengan melakukan pengujian pada koneksi nirkabel dan pengaturan jaringan lainnya pada smartphone.

Apa Penyebab IC RF/WTR rusak?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada IC RF pada smartphone, di antaranya:

  • ESD (Electrostatic Discharge): Ini terjadi ketika muatan listrik statis terakumulasi pada permukaan smartphone, dan kemudian dilepaskan dengan cepat melalui sentuhan atau kontak. Ini bisa menyebabkan kerusakan pada IC RF/WTR.
  • Kerusakan Fisik: Jika smartphone terjatuh atau terkena benturan yang kuat, maka IC RF/WTR dapat rusak.
  • Kondisi Lingkungan: Suhu yang terlalu tinggi atau rendah, kelembaban yang tinggi, atau paparan bahan kimia dapat memengaruhi kinerja IC RF/WTR dan menyebabkan kerusakan.
  • Kegagalan Kelistrikan: Pemakaian charger yang tidak sesuai atau adanya gangguan listrik seperti lonjakan atau pemadaman listrik bisa merusak IC RF/WTR pada smartphone.
  • Umur IC RF/WTR: Penggunaan smartphone yang lama dan intensif dapat menyebabkan IC RF/WTR mengalami kelelahan atau aus.

Dalam beberapa kasus, kerusakan IC RF/WTR mungkin juga disebabkan oleh masalah desain atau kualitas pada komponen tersebut. Namun, penyebab kerusakan IC RF/WTR yang paling umum adalah karena faktor-faktor di atas, dan penting untuk merawat smartphone dengan baik untuk mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.

Berapa Harga IC RF/WTR dan Jasa Servisnya?

Harga IC RF/WTR dan jasa servisnya dapat bervariasi tergantung pada merek, tipe, dan negara tempat Anda melakukan servis. 

Sebagai acuan, berikut ini adalah perkiraan harga untuk IC RF/WTR dan jasa servis::

Harga IC RF/WTR untuk smartphone bisa bervariasi tergantung merek dan tipe, namun rata-rata berkisar antara Rp. 10 ribu hingga Rp. 60 ribu. Untuk jasa servis, harganya tergantung pada tempat servis dan jenis kerusakan, namun rata-rata berkisar antara Rp. 25 ribu hingga Rp. 50 ribu.

Namun, harga yang disebutkan di atas hanyalah perkiraan saja. Harga sebenarnya dapat berbeda tergantung pada merek, tipe, dan tempat Anda melakukan servis. Pastikan untuk melakukan riset harga sebelum memutuskan untuk melakukan servis pada smartphone Anda.

Bagaimana Cara Mmemperbaiki/Mengganti IC RF/WTR?

Memperbaiki atau mengganti IC RF/WTR pada smartphone sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman atau di bengkel servis resmi, karena tindakan yang salah dapat merusak smartphone Anda. Namun, jika Anda ingin mengetahui langkah-langkah umum dalam memperbaiki atau mengganti IC RF pada smartphone, berikut adalah panduan umumnya:

  1. Persiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Biasanya, Anda akan membutuhkan obeng, opener, pinset, solder, heat gun dan pasta solder. Pastikan juga smartphone sudah dalam keadaan mati dan dahului dengan melepas konektor baterai.
  2. Buka casing smartphone dan cari IC RF/WTR. IC RF/WTR biasanya terletak di mainboard dekat socket kabel antena dan dilindungi dengan plat besi (kaleng). Akan lebih mudah jika menggunakan software schematic seperti Borneo Schematic atau Estech Schematic.
  3. Copot IC RF dari board utama. Untuk melakukannya, gunakan heatgun dan pasta solder (flux) dari soket IC RF, dan gunakan pinset untuk mengangkat IC RF dari soket.
  4. Bersihkan area soket IC RF dengan solder wick, lalu cairan pembersih atau alkohol.
  5. Pasang IC RF baru pada soket yang kosong. Pastikan IC RF terpasang dengan benar dan pas. Kemudian, gunakan pasta solder untuk menempelkannya ke board utama.
  6. Rakit kembali semua komponen dan baterai, lalu lakukan tes nyala dan fungsi untuk memastikan pemasangan berhasil.
  7. Pasang kembali casing smartphone jika sudah dipastikan semua berjalan normal.

Video contoh kasus kerusakan pada IC RF Xiaomi Redmi Note 9 MediaTek Helio G85:


Video contoh kasus kerusakan pada IC WTR Xiaomi Redmi Note 8 Qualcomm Snapdragon 665:


Nah, bisa dilihat ya dari kasus tersebut perbedaan kerusakan pada IC RF biasanya hanya berpengaruh pada sinyal jaringan saja, sementara Wi-Fi masih bisa berfungsi. Sementara pada kasus kerusakan IC WTR biasanya fungsi sinyal jaringan, Wi-Fi, Bluetooth, dan baseband menjadi hilang.

Posting Komentar untuk "Apa Itu IC RF atau WTR Pada Smartphone? Harga dan Cara Mengganti IC Sinyal"