Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

POCO X3 NFC Bagus Gak? Review Kelebihan dan Kekurangan Include Sample Kamera

Review Singkat Xiaomi POCO X3 NFC


Sebelumnya Elppas sudah share artikel Tanya Jawab smartphone POCO X3 NFC ini, sekarang saya mau share review singkat POCO X3 NFC setelah sekitar dua minggu menggunakannya. 

Jadi HP nya sudah diinsatall berbagai macam aplikasi sehari-hari terutama marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Selain itu juga tentu berbagai aplikasi sosmed umum seperti FB, IG, Twitter, dll.

Display/Layar

 

Poco X3 NFC dilengkapi dengan layar IPS LCD 6,67 inchi dengan bentuk kamera depan punch hole atau bulatan di bagian tengah atas. Resolusinya FHD+ 1080 x 2400 pixels pada aspek rasion 20:9 yang menghasilkan kerapatan pixel sekitar 395 ppi.

Soal layar saya tidak ada komplain, resolusi sudah tinggi FHD, kerapatan tinggi sehingga ikon-ikon dan graphics terlihat sangat halus.

Visibilitas luar ruang sangat baik mengingat kontrasnya hingga 450 nits, layar bisa dilihat dengan jelas walaupun dibawah terik sinar matahari.

Reproduksi warna secara default bisa dibilang memiliki akurasi yang sangat tinggi mengingat sRGB diatas 100%.

Design



Kalau soal design mah ini sebenarnya relatif, tergantung pandangan masing-masing. Tapi kalau menurut saya pribadi desainnya lumayan oke, karena agak kurang suka di desain kameranya aja. Tapi yang saya suka, fingerprint sensor sudah menyatu di tombol power di samping.

Selain itu sayangnya bahan body belakang dari plastik polycarbonate bukan kaca seperti ponsel Xiaomi kelas menengah atas biasanya, cuma finishingnya jadi bikin terlihat seperti kaca. Kalau bezel sih udah keren banget berbahan aluminum.

Untuk feel genggamannya di tangan enak, cuma agak berat dengan bobot 205 gram dan juga agak tebal dengan ukuran 9,4mm jadi agak bulky. Ya harap maklum karena baterai juga besar.

Ya secara keseluruhan, ponsel ini gede tebal dan berat

Masa Pakai dan Kecepatan Pengisian Baterai Poco X3 NFC



Poco X3 NFC ditenagai oleh baterai berkapasitas sebesar 5.160mAh, sudah cukup besar dan standar kapasitas baterai ponsel di tahun 2020-an. Soal daya tahan lumayan saja, bukan yang terbaik dikelasnya.

Untuk pemakaian sehari-hari saya yang sering buka sosmed, chatting, browsing, youtube dan sedikit bermain games karena saya jarang main games, baterainya ini bisa bertahan seharian.

Tapi tentunya ini relatif, tergantung penggunaan masing-masing. Semakin banyak aplikasi diinstal biasanya baterai semakin boros.

Soal baterai tidak akan menjadi masalah karena ponsel ini sudah mendukung fast charging 33Watt, jadi mengisi baterai 5160mAh bisa cepat, yaitu sekitar 1 jam 18 menit dari 0-100%. Saya sih biasa cas dari 30-90% paling sekitar 40 menitan.

Performa/Kecepatan



Score AnTuTu Poco X3 NFC 6/64GB


Poco X3 NFC ditenagai oleh chipset SM7150-AC Snapdragon 732G (8 nm) - SoC kelas menengah atas dari Qualcomm. SoC ini dapat mencetak skor Antutu sebesar 282.613. Score diambil setelah penggunaan sekitar dua minggu dan instal berbagai aplikasi umum.

Untuk performa secara keseluruhan kalau buat saya yang kebanyakan main sosmed, olshop, chat, browsing, dan aplikasi sehari-hari sih udah lancar banget.

Kebetulan saya tidak main game, tapi kira-kira klo main game seperti Mobile Legend pasti lancar di setting high, dan PUBG juga lancar di setting high. Liat review yang lain aja deh klo soal gaming.

Kualitas Foto

 
Sample kamera utama, auto, sore jam 15:30an


Poco X3 Pro memiliki kamera Quad dengan lensa 64 MP, f/1.9, (wide), 1/1.73", 0.8µm, PDAF + 13 MP, f/2.2, 119˚ (ultrawide), 1.0µm + 2 MP, f/2.4, (macro) + 2 MP, f/2.4, (depth).

Hasil foto Poco X3 Pro bisa dibilang lumayan bagus, sesuai harga lah. Ada banyak detail yang ditangkap dan tidak banyak noise sebagai alasan mengeluh.

Yang saya suka adalah kamera wide-angle nya yang sangat berguna untuk mengambil foto di ruang sempit sehingga dapat mengambil bingkai yang lebih luas. Hasilnya juga bagus, tidak banyak noise, mungkin karena sudah 13MP.

Sample kamera utama

Sample kamera ultra-wide

Kalau untuk hasil kamera Macro-nya sih biasa aja, karena masih 2MP jadi kurang begitu detail dan banyak noise. Tapi lumayan lah, berguna buat foto benda-benda kecil yang ingin diperbesar..

 

Sample kamera Macro Poco X3 NFC, outdoor

Contoh foto Macro hasil Poco X3 NFC, 1:1, indoor


Overall untuk kamera belakang oke lah, hasilnya bagus untuk kelas 3 jutaan. Cuma bentuknya aja yang saya kurang suka, desainnya aneh dan menonjol juga..


Potret (blur background)

Poco X3 NFC mengambil potret objek manusia yang bagus dengan deteksi subjek yang kompeten dan keburaman latar belakang yang cukup meyakinkan. Walapun seperti pada umumnya, potongan rambut terkadang suka ada yang kena blur sebagian sehingga terlihat berantakan dengan latar belakang cahaya karena blur tidak dibuat hanya oleh optik, sehingga hasil akan sangat tergantung pada subjek dan latar belakang.

 

Poco X3 NFC, Portrait

Sample blur Poco X3 NFC

Selain itu Poco X3 NFC juga memberikan hasil bidikan latar belakang blur dengan baik pada objek benda atau bukan manusia.

Selfie Poco X3 NFC

 

Kamera selfie Vivo Y12 mengemas sensor 20 MP, f/2.2, (wide), 1/3.4", 0.8µm. Ada berbagai fitur AI Face Beauty.

Seperti biasa, mode selfie sudah auto bikin ganteng atau cantik serta terlihat lebih muda, di ponsel ini kulit wajah jadi agak terlihat seperti kemerah-merahan gitu.

Potret/bokeh selfie juga cukup bagus, walaupun telinga saya agak ke blur juga dan di bagian rambut terkadang terbawa blur sedikit.


Rentang dinamis tidak begitu menakjubkan dan pada kondisi kontras akan mengakibatkan warna langit menjadi putih dan detail hilang, jadi Anda harus menempatkan pada posisi cahaya yang lebih seimbang agar hasil lebih baik, karena jika salah posisi maka akan kebanyakan putih di latar belakang.

Jadi tergantung skill memotonya juga sih.

Rekaman video


Poco X3 NFC merekam video hingga 4K pada 30fps. Hasilnya cukup memuaskan, pergerakan pun cukup stabil mungkin karena ada fitur EIS (Electornic Image Stabilization).

Kualitas gambar pada video sudah cukup bagus, detailnya juga oke banget ditambah ponsel ini sudah memiliki fitur EIS untuk menstabilkan guncangan pada video saat kita bergerak atau berjalan.
 
Sayang untuk rekaman video pada kamera depan belum memiliki fitur EIS sehingga masih banyak guncangan saat kita merekam dengan kamera selfie.

Kualitas Suara Speaker


Poco X3 NFC ini sebenranya sudah memiliki speaker stereo, satu di bezel bawah seperti pada ponsel umumnya dan satu lagi di earpiece atau speaker untuk nelpon. Dan itu merupakan fitur yang sangat menarik.

Sayangnya kualitas suara tidak dapat mengimbangi. Suara di earpiece sedikit lebih kecil dibanding speaker bawah. Dan khususnya untuk speaker earpiece ini terkadang suka ada suara kresek-kresek seperti kurang sanggup menangani musik yang cukup keras yang banyak efek gitar dan efek suaranya.

Selain itu sih untuk ringtone dan suara kalau lagi nelpon oke-oke aja terdengar jelas dan keras, ga ada masalah.

Yang bikin masalah adalah casing belakang ikut bergetar ketika speaker berbunyi, terasa banget khususnya dibagian tengah. Di group udah pada tau dan sering dikatain hp vibrator.

Kelebihan dan Kekurangan Poco X3 NFC


Secara keseluruhan smartphone ini sudah OKE banget, kamera oke, baterai super awet, layar oke, pokoknya semua oke, hanya performa saja yang agak kurang.


Kelebihan:
  • Spesifikasi sangat worth untuk ponsel pada harga 3 jutaan.
  • Hasil kamera secara keseluruhan oke
  • Hasil video kamera utama dan ultra-wide bagus dan mendukung EIS
  • Kamera selfie bagus 
  • Baterai 5160mAh dengan fitur fast charging 33Watt.
  • Ada NFC yang berguna bagi saya untuk isi ulang saldo e-tool. 
  • Speaker stereo
  • Ada IR Blaster
  • Ada LED Notification
  • Layar IPS dengan akurasi warna yang sangat baik.

Kekurangan:
  • Ada getaran di casing belakang ketika speaker mengeluarkan suara yang cukup keras.
  • Video kamera selfie belum mendukung EIS


Jadi kesimpulan menurut saya sih, ini ponsel lebih cocok buat Anda yang mencari performa pada harga yang terjangkau, khususnya buat lebih suka chipset Qualcomm Snapdragon dibanding Mediatek Helio.

Selain itu juga ponsel ini kaya akan fitur seperti NFC, Infra Red blaster, LED notification, dan pengisian baterai yang cepat.

Poco X3 NFC tidak akan cocok buat yang tidak suka ponsel ukuran besar, tebal dan berat.

Bagaimana menurut Anda? Jika ada pendapat lain, silahkan isi di komentar.

Mohon maaf jika banyak kekurangan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya tentang bongkar casing belakang dan ganti baterai Poco X3 NFC.

Posting Komentar untuk "POCO X3 NFC Bagus Gak? Review Kelebihan dan Kekurangan Include Sample Kamera"