Xiaomi Redmi 8A Bagus Gak? Review Kelebihan dan Kekurangan di Harga 1,4 Jutaan!

Review Singkat Xiaomi Redmi 8A


Sebelumnya Elppas sudah share spesifikasi dan unboxing HP Xiaomi Redmi 8A ini, sekarang saya mau share review singkat HP Xiaomi Redmi 8A berdasarkan pengalaman pribadi..

Redmi 8A RAM 2GB + ROM 32GB garansi resmi Xiaomi Indonesia (bukan Distributor) saya beli Rp. 1.399.000,- di Shoope saat pertama kali dijual.

Display/Layar

 

Xiaomi Redmi 8A dilengkapi dengan layar IPS LCD 6,22 inchi dengan poni minimalis dot drop. Resolusinya HD+ 720 x 1520 pixels pada aspek rasion 19:9 yang menghasilkan kerapatan pixel sekitar 270 ppi.

Walaupun layarnya masih HD dengan ppi dibawah 300 tapi menurut saya pribadi layarnya cukup tajam dan bening-bening aja jika dilihat pada jarak pandang normal, kecuali kalau kita deketin dan dilihat lebih jeli tentu ada terlihat sedikit kurang kurang kerapatannya.

Visibilitas luar ruang juga ok, dengan nits 400, penampakan layar dibawah terik matahari masih bisa terlihat dengan cukup jelas. Cocok lah buat ojol yang sering pakai HP di luar ruangan.


Reproduksi warna secara default layak, warnanya terlihat hidup walaupun tidak super akurat.

Design



Kalau soal design mah ini sebenarnya relatif, tergantung pandangan masing-masing. Tapi kalau menurut saya pribadi desainnya enggak malu-maluin, gak terlihat murahan. Walaupun bahan body dari plastik polycarbonate, tapi finishingnya jadi bikin terlihat bagus.

Untuk feel genggamannya di tangan enak tidak licin karena ada tekstur nya yang juga gak bikin cepat kotor karena bekas sidik jari gak mudah nempel di casing belakangnya.

Selain itu mungkin agak berat dengan bobot 188 gram dan juga agak tebal dengan ukuran 9,4mm jadi agak bulky tapi juga jadi terasa kokoh berisi. Ya harap maklum karena baterai juga sebesar 5000mAh, yang penting build quality ponsel ini sangat baik.

Masa Pakai dan Kecepatan Pengisian Baterai Xiaomi Redmi 8A



Xiaomi Redmi 8A ditenagai oleh baterai berkapasitas sebesar 5.000mAh, ini cukup monster dan daya tahannya bener-bener saya suka.

Baca Juga: Cara Membuka Casing Belakang dan Mengganti Baterai Xiaomi Redmi 8A

Untuk pemakaian sehari-hari saya yang sering buka sosmed, chatting, browsing, youtube dan sedikit bermain games karena saya jarang main games, baterainya ini bisa bertahan 1 sampai 2 harian.

Pokoknya untuk urusan baterai, ini menjadi nilai positif banget lah. Kebanyakan orang pasti tidak akan kecewa lah dengan ketahanan baterainya. Tapi tentunya ini relatif, tergantung penggunaan masing-masing. Semakin banyak aplikasi diinstal biasanya baterai semakin boros.

Nilai plus buat port charging yang sudah USB Type-C dan sudah mendukung pengisian cepat Quick Charge 3.0. Ini benar-benar sangat jarang didapat di ponsel 1,4 jutaan! Walaupun ya harus beli charger QC3.0 secara terpisah, karena charger bawaannya cuma 5V~2A.

Lama pengisian baterai dari 0-100% dengan charger bawaan sekitar 2 jam 58 menit dengan. Kalau mau lebih cepat bisa menggunakan charger QC3.0, tapi gak jauh beda sih dari kosong sampai full dalam waktu 2 jam 47 menit saja. Padahal Xiaomi mengklaim 2,2jam untuk QC3.

Performa/Kecepatan



Xiaomi Redmi 8A ditenagai oleh chipset SDM439 Snapdragon 439 (12 nm) - SoC kelas bawah dari Qualcomm. SoC ini dapat mencetak skor Antutu v8 sebesar 87523.

Untuk performa secara keseluruhan kalau buat saya yang kebanyakan main sosmed, chat, browsing, dan aplikasi sehari-hari sih lancar-lancar saja, walaupun terkadang suka ada sedikit lag jika melakukan scroll cepat di sosmed.

Untuk main game seperti Mobile Legend juga lancar pada setting medium, dan PUBG juga lumayan masih playable hanya sedikit lag tapi dengan setting medium smooth.

Kualitas Foto



Xiaomi Redmi 8A memiliki kamera Single dengan lensa 12 MP, f/1.8, 1/2.55", 1.4µm, dual pixel PDAF.

Hasil foto Xiaomi Redmi 8A bisa dibilang lumayan bagus, sesuai harga lah. Detailnya cukup dan tidak banyak noise sebagai alasan mengeluh.

Overall dengan harga 1.4 jutaan, kualitas kameranya bisa dibilang oke.

Potret (Bokeh)


Redmi 8A Sample/contoh camera, foto bokeh objek bunga
Walaupun cuma single camera, tapi Redmi 8A masih bisa menghasilkan foto portrait (bokeh) baik menggunakan kamera belakang maupun depan.

Xiaomi Redmi 8A mengambil potret objek manusia yang bagus dengan deteksi subjek yang cukup meyakinkan. Walapun seperti pada umumnya, potongan rambut terkadang suka ada yang kena blur sebagian sehingga terlihat berantakan dengan latar belakang cahaya karena blur tidak dibuat oleh optik, sehingga hasil akan sangat tergantung pada subjek dan latar belakang.

Selain itu Xiaomi Redmi 8A juga memberikan hasil bidikan latar belakang blur dengan baik pada objek benda atau bukan manusia.

Selfie Xiaomi Redmi 8A


Redmi 8A contoh camera, selfie biasa, dalam ruangan
Kamera selfie Xiaomi Redmi 8A mengemas sensor 8 MP, f/2.0, 1/4", 1.12µm dengan berbagai fitur AI Face Beauty.

Hasil kamera depan Redmi 8A menurut saya lumayan, gak malu-maluin, gak kaya HP murahan.

Potret/bokeh selfie juga cukup bagus, pemisahan subjek cukup kompeten, tidak ada telinga yang terpotong dan blur juga tampak alami. Hanya di bagian rambut terkadang terbawa blur sedikit.

Redmi 8A contoh hasil kamera, selfie bokeh, dalam ruangan
Rentang dinamis tidak begitu menakjubkan dan pada kondisi kontras akan mengakibatkan detail hilang, jadi Anda harus menempatkan pada posisi cahaya yang lebih seimbang agar hasil lebih baik, karena jika salah posisi maka akan kebanyakan putih di latar belakang.

Yang menjadi kekurangan adalah seperti ada sedikit lag pada saat pengambilan foto bokeh. Mungkin ini karena processor yang digunakan kurang bertenaga, atau mungkin karena software belum optimal, semoga ada update kedepan jika ini masalah software. 

Rekaman video


Xiaomi Redmi 8A merekam video pada 1080p/30fps atau 720p/30fps. Tidak ada fitur stabilisasi OIS pastinya, tapi ada fitur EIS (Electornic Image Stabilization) untuk kamera depan dan belakang. Lumayan lah walaupun fungsinya kurang begitu terasa.

Kualitas gambar pada video sudah cukup bagus, walaupun detail dan dynamic range-nya agak kurang sih menurut saya, dan stabilizernya kurang smooth, tetap masih banyak goyangan ketika membuat video sambil bergerak atau berjalan.

Catatan: EIS dinyatakan support di software AIDA64, tapi goncangan di hasil vdieo rasanya gak ada EIS atau fungsinya kurang.

Audio


Terakhir soal suara ludspeaker Redmi 8A ini bisa dibilang kencang, suaranya juga bagus gak cempreng. Mantul lah pokoknya untuk HP kelas bawah, tapi rasa kelas menengah keatas.

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi 8A


Secara keseluruhan smartphone ini sudah OKE banget, kamera oke, baterai super awet, layar oke, pokoknya semua oke, hanya ada beberapa fitur yang hilang yang merupakan ciri khas Xiaomi, yaitu LED Notification dan Infra Red.


Kelebihan:
  • Daya tahan baterai termasuk yang terbaik di kelasnya.
  • Mendukung pengisian cepat Quick Charge 3.0 (hasil pengujian maks 15watt, rata-rata 11 watt)
  • Port sudah USB Type-C
  • Hasil kamera secara keseluruhan oke 
  • Kamera selfie bagus 
  • Suara loudspeaker kenceng
  • Display oke dengan pelindung Gorilla Glass 5
  • Design tahan cipratan air
  • Mendukung FM Radio tanpa headset

Kekurangan:
  • Tidak ada IR Blaster
  • Tidak ada LED Notification
  • Tidak ada bonus TPU case di paket penjualan yang saya unbox, padahal di situsnya ada.

Jadi kesimpulan menurut saya sih, ini ponsel lebih cocok buat Anda dengan dana terbatas yang mencari baterai besar 5000mAh dengan daya tahan yang baik plus mendukung Quick Charge, kamera dengan hasil yang cukup baik, dan kamera selfie yang lumayan bagus.

Bukan yang mengejar performa, bukan untuk Anda yang lebih banyak main game berat seperti PUBG. Ini untuk Anda yang lebih banyak menggunakan fungsi dasar ponsel seperti nelpon, chat, sosmed, foto-foto biasa dan nonton video, atau buat nge-trip ojol.

Baca Juga: Tanya Jawab Xiaomi Redmi 8A - Quick Charging, Infra Red, Sensor Gyro, LED Notification, Score AnTuTu?

Untuk foto dan video sample-nya nanti saya update lagi. 

0 Response to "Xiaomi Redmi 8A Bagus Gak? Review Kelebihan dan Kekurangan di Harga 1,4 Jutaan!"

Posting Komentar