Pengertian Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik; Perbedaan dan Contoh Penggunaan Kata

Jangan salah menggunakan atau menempatkan kata Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik karena nanti bisa sesat dan menyesatkan.

Pahami pengertiannya agar Anda tahu perbedaannya sehingga tidak akan salah dalam menggunakan istilah-istilah tersebut.

Pengertian Singkat: Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik



Islam (bahasa Arab: الإسلام, al-islām‎) adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Islam mengajarkan bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang berhak disembah dan Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah. Seluruh ajaran Islam terkandung dalam Alquran dan sunnah (perilaku kehidupan Nabi Muhammad).


Pengikut ajaran Islam disebut Muslim yang berarti "seorang yang tunduk/berserah diri kepada Tuhan", dengan besyahadat (bersaksi) bahwa "Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah". Sebutan yang lebih spesifik adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan.


Mukmin/Mu'min (bahasa Arab: مؤمن‎) adalah muslim yang taat, yang dalam Al-Qur'an sering diartikan "orang beriman", dan merupakan seorang Muslim yang dapat memenuhi seluruh kehendak Allah, dan memiliki iman kuat dalam hatinya. Selain itu, ada pendapat lain yang menyatakan bahwa mu'min tidak serta-merta berarti "orang beriman" namun orang yang menyerahkan dirinya agar diatur dengan Din Islam. Selain itu, mu'min juga dapat dikatakan orang yang memberikan keamanan atas Muslim.


Munāfiq atau Munafik (kata benda, dari bahasa Arab: منافق, jamak: munāfiqūn) adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam, tetapi sebenarnya hati mereka memungkirinya. Mengaku muslim (memeluk agama islam), tapi tidak mentaati ajaran islam, tingkah lakunya tidak sesuai dengan Al-Quran dan sunnah.

Contoh Penggunaan Kata dan Masalah Orang yang Tidak Mengerti Perbedaan Antara Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik


Anda mungkin pernah mendengar kalimat berikut ini:

"Muslim memilih pemimpin muslim."

Kalimat tersebut sebenarnya tidak tepat, yang lebih tepat adalah "Muslim memilih pemimpin mukmin." seperti yang tercantum dalam surat An-Nisa 138-139:

بَشِّرِ ٱلْمُنَٰفِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Bashshiri almunafiqeena bianna lahum AAathaban aleeman

Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,

ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلْكَٰفِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ۚ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ ٱلْعِزَّةَ فَإِنَّ ٱلْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا

Allatheena yattakhithoona alkafireena awliyaa min dooni almumineena ayabtaghoona AAindahumu alAAizzata fainna alAAizzata lillahi jameeAAan

(yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Ketahuilah bahwa semua kekuatan itu milik Allah.

Dalam Al-Quran, Allah selalu menggunakan kata mukmin untuk dipilih sebagai pemimpin. Seperti yang tercantum ayat-ayat diatas dan juga dalam ayat-ayat berikut:
  • QS:  Ali Imron [3]: 28
  • QS:  An Nisa’ [4]: 144
Jadi kurang tepat kita mengatakan "muslim memilih pemimpin muslim" karena muslim bisa saja munafik semisal pemimpin yang ngaku muslim tapi korupsi, pendusta, zolim itu masuk dalam golongan munafik.

Mukmin (muslim yang taat) tentu tidak akan korupsi, bukan pendusta, dan tidak menzolimi sesama muslim atapun non-muslim yang dipimpinnya. Walaupun sulit menemukan pemimpin seperti para sahabat rasul, tetapi setidaknya kita bisa memilih yang paling mendekati kepada ketakwaan.

Contoh lain..

Ada juga istilah-istilah seperti "Islam Nusantara", "Islam Moderate", "Islam Radikal", dll. Itu juga sebenarnya kurang tepat karena Islam adalah agama yang fix berdasar Qur'an dan Hadis, sedangkan yang beraliran Nusantara, moderat, atau liberal adalah penganutnya yaitu yang disebut sebagai Muslim. Jadi akan lebih tepat katakan "Muslim Nusantara", "Muslim Moderat", "Muslim Liberal", dll. Walaupun sebenarnya embel-embel tersebut tidaklah diperlukan karena akan memecah belah, cukup Islam, Muslim, Mukmin, Munafik saja seperti yang ada dalam Al-Qur'an.

Jadi jangan salah menggunakan kata-kata (islam, muslim, mukmin, munafik) dalam kalimat, yang dapat merusak citra islam itu sendiri.

Coba Anda perhatikan dalam Al-Quran, penggunaan kata-kata tersebut diatas itu selalu tepat penempatannya.

Perbedaan Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik


Dengan memahami pengertiannya maka kita mengetahui perbedaan-perbedaan istilah tersebut bahwa Islam adalah agama, sedangkan Muslim adalah penganutnya, Muslim yang taat adalah Mukmin, dan Munafik adalah muslim yang tidak taat atau hanya berpura-pura menjadi muslim.

Untuk memahami lebih jauh lagi Anda bisa membaca ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan istilah-istilah tersebut.

Ayat-ayat terkait Islam:
  • Al-Baqarah : 143
  • Al-Baqarah : 208
  • Al-Baqarah : 256
  • Ali-Imraan : 19
  • Ali-Imraan : 20
  • Ali-Imraan : 85
  • Ali-Imraan : 110
  • Al-Maidah : 3
  • Al-An'aam : 125
  • Al-Anfaal : 8
  • At-Taubah : 74
  • At-Taubah : 100
  • Yunus : 25
  • Hud : 14
  • An-Nur : 31
  • An-Naml : 43
  • Ar-Rum : 30
  • Ar-Rum : 43
  • Al-Ahzaab : 22
  • Az-Zumar : 22
  • Al-Hujurat : 14
  • Al-Hujurat : 17
  • As-Saff : 7
  • Al-Qalam : 35
  • Al-Jinn : 14
  • Al-Jinn : 16
Ayat-ayat Al-Qur'an terkait Muslim:
  • Al-Baqarah : 128
  • Al-Baqarah : 132
  • Al-Baqarah : 136
  • Al-Baqarah : 142
  • Ali-Imraan : 13
  • Ali-Imraan : 52
  • Ali-Imraan : 64
  • Ali-Imraan : 67
  • Ali-Imraan : 80
  • Ali-Imraan : 84
  • Ali-Imraan : 102
  • Al-Maidah : 111
  • Al-An'aam : 163
  • Al-Araaf : 126
  • At-Taubah : 127
Ayat-ayat/Surat Al-Qur'an terkait Mukmin:
  • Surat Al-Mukminun
Ayat-ayat/Surat Al-Quran terkait Munafik:
  • Surat Al-Munafikun

Sekian untuk sementara. Apabila ada kesalahan mohon diperbaiki

0 Response to "Pengertian Islam, Muslim, Mukmin, dan Munafik; Perbedaan dan Contoh Penggunaan Kata"

Posting Komentar