GAMBAR Quote Macam-macam Do'a Iftitah: Arab, Latin, dan Artinya untuk di Save/Share di Sosmed

Bismillahirrahmanirrahim.. kali ini Elppas mau berbagi bacaan do'a Iftitah (arab, latin, dan artinya) yang dikemas dalam gambar yang menarik supaya bisa di save di handphone untuk dihafalkan, atau di share di sosmed Instagram, Facebook, Whatsapp, dll.

Aturan Membaca Do'a Iftitah dalam Sholat


Doa iftitah disebut juga istiftah adalah doa yang dibaca setelah takhiratul ihram (takbir pertama).

Ada beberapa macam doa yang diajarkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Untuk itu, setiap muslim dianjurkan untuk membaca doa-doa tersebut secara bergantian. Misalnya, shalat Subuh membaca doa Iftitah tertentu kemudian shalat Dzuhur membaca doa Iftitah yang lain.

Dengan demikian, semua sunnah Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- akan lestari dan terjaga.

Doa Iftitah dibaca pelan, baik makmum, imam, maupun orang yang shalat sendirian. Untuk makmum masbuk (ketinggalan) tidak perlu membaca doa Iftitah.

Macam-macam Do'a Iftitah


Do'a Iftitah Baa'id bainii..


اللَّحُمَّ بَا عِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَا يَاىَ كَمَا بَاعَدْتْ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ , اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِن الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوبُ الاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ , اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Allahumma baa’id bainii wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wa maghribi, allahumma naqinii min khathaayaaya kamaa yunaqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats tsalji

Artinya:

"Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan kesalahanku, sebagaimana engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan kesalahanku dengan salju, air dan air es."

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Bacaan Iftitah yang sering digunakan oleh orang NU


إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.

Artinya: "Sesungguhnya aku menghadapkan mukaku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan bukannya aku termasuk dalam golongan musyrik. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, karena itu aku rela diperintah dan aku ini adalah golongan orang Islam."

(HR. Ibnu Majah).


Do'a Iftitah Subhanakallahumma..


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ تَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ

Subhaanakallaahumma wa bihamdika wa tabaarokasmuka wa ta'aalaa jadduka wa laa ilaaha ghoiruka.

Artinya:

“Maha suci Engkau, ya Allah. Ku sucikan nama-Mu dengan memuji-Mu. Nama-Mu penuh berkah. Maha tinggi Engkau. Tidak ilah yang berhak disembah selain Engkau.”

(HR.Abu Daud, Tirmidzi, dan Ad-Daru Quthni dan dishahihkan al-Albani)


Do'a iftitah kedua ini juga bisa ditambahkan dengan bacaan.. Laa ilaaha illallaah (3x) Allahu akbar kabiiroo (3x).

Keterangan: Do'a Iftitah ini dibaca Rasulullah SAW pada saat shalat malam (tahajud). (HR.Abu Daud dishahihkan al-Albani).

Do'a Iftitah Allahu akbar kabiroo..


اللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً

Allahu akbar kabiiroo walhamdulillaahi katsiiroo wa subhaanallaahibukrotaw wa ashiilaa.

Artinya :

"Allah Maha Besar dengan sebesar besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada wakti pagi dan petang."

(HR. Muslim).


Keterangan: Doa Iftitah ini dibaca oleh salah seorang sahabat ketika shalat bersama Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam-, kemudian beliau bersabda, "Aku kagum dengan doa ini. Pintu-pintu langit telah dibuka karena doa ini". Kata Ibnu Umar, "Sejak Rasulullah SAW bersabda demikian, saya tidak pernah meninggalkan doa ini". (HR. Muslim).

Do'a Iftitah paling pendek, Hamdan Katsiiron:


الْحَمْدُ لِلهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُباَرَ كًا فِيهِ

Alhamdulillaahi hamdan kasiiron thoyyiban mubaarokan fiihi.

Artinya :

Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik dan penuh berkah.

(Hadis Riwayat. Muslim)


Keterangan: Doa ini dibaca oleh salah seorang sahabat ketika shalat jamaah. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Aku melihat 12 malaikat berlomba siapakah diantara mereka yang mengantarkannya (kepada Allah)". (HR. Muslim).

Do'a Iftitah untuk Tahajud (Sholat Malam)


الَّلهُمَّ رَبَّ جِبْرِيْلَ وَمِيْكَا ئِيْلَ وَاِسْرَ افِيْلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْاَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ اَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ , اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفُ فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِكَ اِنَّكَ اَنْتَ تَهْدِى مَنْ تَشَاءُ اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

Allahumma rabba jibriilaa wa miikaa-iila, wa isroofiil. Faathiros-samaawaati wal ardh. ‘aalimal ghoibi wasy-syahaadah. Anta tahkumu baina ‘ibaadika fiimaa kaanuu fiiihi yakhtalifuun. Ihdinii limakhtulifa fiihi minal haqqi bi-idznik. Innaka tahdii man tasyaa-u ilashiraathimmustaqiim.

Artinya :

Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Israfil. Pencipta langit dan bumi. Yang mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Engkau yang memutuskan diantara hambaMu terhadap apa yang mereka perselisihkan. Berilah petunjuk kepadaku untuk menggapai kebenaran yang diperselisihan dengan izinMu. Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus.


Itulah do'a iftitah yang paling umum.

Untuk men-download gambar-gambar doa iftitah, silahkan klik gambarnya lalu klik kanan pada gambar dan klik save as (PC), untuk Android biasanya ada tombol titik tiga untuk download gambar ke perangkat.

Kesalahan Terkait Membaca Doa Iftitah


1. Tidak membaca do'a Iftitah padahal ada kesempatan untuk membacanya. Karena sikap ini berarti menyia-nyiakan sunnah dalam shalat. Imam Syafi'i -rahumahullah- mencela sikap orang yang tidak meniru cara shalat Nabi -shallallahu 'alaiki wa sallam-.

2. Makmum yang ketinggalan meyibukkan diri dengan membaca doa Iftitah padahal imam sudah mau rukur. Koreksi ini bukanlah saran agar doa iftitah ini total ketika menjadi makmum. Namun, jika waktu yang dimiliki oleh makmum itu terbatas karena imam sebentar lagi mau rukuk, maka sebaiknya makmum mendahulukan yang wajib daripada yang sunnah. Dan telah diketahui bersama bahwa doa Iftitah hukumnya sunnah, sedangkan membaca al-Fatihah hukumnya wajib. Olehkarena itu, selayaknya makmum yang ketinggalan dan imam sudah mau rukuk maka sebaiknya makmum tidak perlu membaca Iftitah. Tapi, langsung membaca al-Fatihah.

Dikisahkan bahwa Ibnul Jauzi pernah shalat di belakang gurunya Abu Bakr ad-Dinuri. Ibnul Jauzi ketinggalan dan imam sudah mau rukuk, tetapi Ibnul Jauzi malah sibuk membaca doa Iftitah. Ketika mengetahui hal ini, gurunya menasehatkan: "Sesungguhnya ulama berselisih tentang wajibnya membaca surat al-Fatihah di belakang imam. Namun, mereka sepakat bahwa doa Iftitah adalah sunnah. Maka sibukkanlah dirimu dengan yang wajib dan tinggalkanlah yang sunnah". (al-Qoulul Mubin, dinukil dari Talbis Iblis).

3. Imam membaca doa Iftitah terlalu panjang. Yang lebih tepat adalah selayaknya imam memilih doa Iftitah yang pendek.

4. Hanya memilih doa Iftitah satu saja dan meninggalkan doa yang lain. Kemudian doa yang dipilih tersebut dibaca setiap shalat dari sejak kecil sampai tua. Kesalahan ini memberikan dampak buruk sebagai berikut; Sunnah adanya bacaan iftitah yang lain menjadi hilang dan tidak lestari. Karena ketika banyak orang meninggalkannya, maka orang akan menganggap itu bukan ajaran Nabi SAW. Orang yang shalat menjadi kurang bisa khusyuk, karena orang yang hafal satu bacaan iftitah saja, maka setiap memulai shalat secara otomatis dia akan membaca doa tersebut tanpa merenungkan terlebih dahulu. Berbeda dengan orang yang hafal beberapa macam doa iftitah. Maka sebelum membaca, dia akan merenungkan terlebih dahulu doa apa yang harus dia baca.

Demikian, semoga kita dimudahkan untuk melestarikan semua sunnah.

Penjelasan "Do'a Iftitah yang Benar" versi video:


Sumber: Yufid.TV.

0 Response to "GAMBAR Quote Macam-macam Do'a Iftitah: Arab, Latin, dan Artinya untuk di Save/Share di Sosmed"

Posting Komentar