Tanya Jawab Seputar Fast Charging Smartphone: Boleh gak? Aman Gak? Merusak Baterai? dll.

Smartphone sudah menjadi kebutuhan utama di jaman sekarang ini. Setiap hari kebanyakan orang memegang smartphone, dari bangun tidur subuh, pagi, siang, sore, malam sampe tidur lagi selalu pegang hape.

Oleh karena itu kebutuhan baterai yang tahan lama dan kecepatan pengisian baterai menjadi hal yang penting. Maka munculah ponsel-ponsel dengan kapasitas baterai besar dan dukungan teknologi pengisian baterai cepat atau sering disebut "fast charging".


Untuk definisi fast charing, sudah saya bahas di blog Elppas ini ya.

Belum Tau Apa Itu Fast Charging? Ini Penjelasan Mudahnya

Sekarang, karena muncul beberapa pertanyaan seputar fast charging, maka di artikel ini akan kita jawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul (FAQ) seputar fast charging.

Fast Charger di HP Biasa


Bolehkah memakai fast charger untuk hp tidak fast charger?

Boleh, karena biasanya charger yang sudah mendukung teknologi fast charging juga mendukung tegangan dan arus "standar" 5V~2A.

Apakah apakah aman menggunakan adaptor fast charger untuk hp tidak mendukung fast charger?

Aman. Jika Anda menggunakan adaptor fast charging ke perangkat yang tidak mendukung fast charging, regulator masih akan mencegahnya membebani baterai Anda. Adaptor hanya akan menyalurkan tegangan dan arus sesuai dengan yang didukung perangkat sehingga tidak akan merusak perangkat Anda, tetapi tidak akan mengisi daya lebih cepat. Yang penting, gunakan charger original atau yang bermerk bagus, bukan abal-abal.

Fast Charging vs Baterai


Apakah fast charging merusak baterai?

Perangkat yang sudah mendukung teknologi fast charging memungkinkan lebih dari pengisi daya biasa, tanpa merusak baterai. Teknologi fast charging biasanya sudah memiliki berbagai sistem keamanan, misal jika baterai terlalu panas maka adaptor akan menurunkan tegangan dan arus ampere untuk menurunkan panas.

Apakah mengisi baterai ponsel semalaman/terlalu lama akan merusak baterai?

Menurut situs Battery University, membiarkan ponsel Anda tetap terhubung ketika sudah terisi penuh, seperti ngecas semalaman, tidak baik untuk baterai dalam jangka panjang. Setelah smartphone Anda mencapai 100%, ia akan mendapatkan 'trickle charges' untuk menjaganya tetap 100 persen saat dicolokkan. Walaupun begitu kerusakannya tidak akan terlalu dirasakan, makanya banyak orang beropini, "Saya nge-cas semalaman tiap hari gak ada masalah tuh?" Ya silahkan saja, terserah kebiasaan Anda, karena kerusakannya juga sedikit, tidak terlalu pengaruh.

Dari berapa persen ke berapa persen sebaiknya baterai ponsel saya harus diisi?

Cas ketika ponsel berada di antara 15 dan 40 persen. Smartphone akan mencapai 80 persen dengan cepat jika menggunakan fast charing. Untuk pengecasan sehari-hari cabut pada 80 hingga 90, atau dibawah 100% untuk menghindari "trickle charges". Trickle charges hanya baik dilakukan sebulan sekali untuk mengkalibrasi baterai dengan cara mengisi dari 0-100% ditambah 20-30 menit.

Haruskah saya mengisi baterai ponsel saya hingga 100 setiap kali?

Tidak, atau setidaknya tidak setiap kali Anda mengisi daya. Para ahli merekomendasikan agar Anda mengisi ulang baterai nol hingga 100 persen penuh ("siklus pengisian") sebulan sekali. Ini mengkalibrasi ulang baterai, yang agak mirip memulai ulang komputer Anda.

Fast Charging VOOC


Apa itu VOOC?

VOOC (Voltage Open Loop Multi-step Constant-Current Charging) adalah teknologi pengisian cepat yang dikembangkan oleh OPPO Electronics, pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014. VOOC Flash Charge menggunakan adaptor dan kabel khusus untuk mengisi daya perangkat dengan aman pada suhu 25W tanpa kepanasan. Itu digantikan oleh SuperVOOC pada tahun 2018.

Apa itu Super VOOC?

SuperVOOC adalah evolusi dari teknologi VOOC Flash Charge OPPO. Ini menggunakan desain baterai bi-cell (dua sel) yang inovatif untuk memberikan daya pengisian maksimum mendekati 50W. SuperVOOC Flash Charge dapat sepenuhnya mengisi daya smartphone hanya dalam 35 menit dalam kondisi laboratorium yang terkontrol - hampir empat kali lipat kecepatan pengisian standar.

Sebagian besar ponsel cerdas mengisi daya lebih lambat saat aplikasi yang mengeluarkan daya sedang digunakan. SuperVOOC akan tetap mengisi daya dengan cepat walaupun Anda sedang menonton video atau bermain game pada saat yang bersamaan.

Apa perbedaan OPPO VOOC vs SuperVOOC?


VOOC Flash Charge menggunakan daya maks 25W yang dapat mengisi baterai dalam waktu sekitar 1 jam, 9 menit. Sementara SuperVOOC Flash Charge menggunakan daya maks 50W yang dapat mengisi baterai dalam waktu sekitar 35 menit. SuperVOOC menggunakan baterai bi-cell (dua cell).

Ponsel apa yang memiliki teknologi SuperVOOC Flash Charge?

SuperVOOC adalah teknologi pengisian cepat baru OPPO. Diumumkan pada Mobile World Congress 2016, ponsel ini tersedia pada sejumlah smartphone OPPO pilihan mulai akhir 2018. Ini adalah:
  • OPPO R17 Pro
  • OPPO Find X
  • OPPO Find X Automobili Lamborghini Edition.
Lebih banyak telepon OPPO akan mendapat manfaat dari pengisian cepat SuperVOOC di masa mendatang.

Ponsel apa yang menggunakan VOOC Flash Charge?

VOOC Flash Charge adalah teknologi eksklusif untuk smartphone OPPO. Model ponsel cerdas yang saat ini menggunakan pengisian cepat VOOC meliputi:
  • Realme X
  • Realme 3 Pro
  • OPPO F1 Plus
  • OPPO F3 Plus
  • OPPO F9
  • OPPO F9 Pro
  • OPPO Find 7
  • OPPO Find 7a
  • OPPO N3
  • OPPO R5
  • OPPO R7
  • OPPO R7 Plus
  • OPPO R7s
  • OPPO R9
  • OPPO R9 Plus
  • OPPO R9s
  • OPPO R9s Plus
  • OPPO R11
  • OPPO R11 Plus
  • OPPO R11s
  • OPPO R11s Plus
  • OPPO R15
  • OPPO R15 Pro
  • OPPO R17

Apa pengisi daya ponsel tercepat?

Teknologi pengisian cepat menggunakan pengisi daya yang dirancang khusus yang memiliki output daya lebih tinggi dari pengisi daya konvensional. Dalam hal SuperVOOC Flash Charge dari OPPO, ini dapat menghantarkan daya hingga 50W - dibandingkan dengan output 10W maksimum dari pengisi daya USB standar.

Pengisian cepat SuperVOOC menggunakan baterai 2 x 1700mAh dalam desain bi-cell. Ini setara dengan baterai 3400mAh tunggal, tetapi menggandakan kapasitas pengisian daya untuk waktu pengisian yang berkurang secara signifikan.

Apakah aman mengisi baterai ponsel Anda dengan pengisi daya yang berbeda?

Sebagian besar sistem pengisian cepat dirancang hanya untuk digunakan dengan baterai jenis tertentu atau model ponsel tertentu, karena ada batasan berapa banyak arus dan tegangan yang dapat diambil oleh baterai. Mengisi baterai dengan cepat melebihi batas ini dapat menyebabkan panas berlebih atau kerusakan pada baterai.

SuperVOOC lebih akomodatif daripada beberapa sistem pengisian cepat lainnya. Meskipun hanya dapat digunakan dengan smartphone OPPO yang kompatibel yang memiliki baterai bi-cell khusus, Micro USB dan USB Type-C keduanya dapat digunakan.

Apakah fast charging aman?

Pengisian cepat VOOC dan SuperVOOC telah dirancang dengan mempertimbangkan keselamatan. Perlindungan lima inti memungkinkan ponsel cerdas untuk digunakan dengan aman saat pengisian sedang berlangsung, dan sistem bertegangan rendah tidak akan menyebabkan ponsel atau pengisi daya menjadi terlalu panas. Sistem pengisian cepat ini tidak berdampak negatif pada usia baterai.

VOOC Oppo/Realme vs Quick Charge


Bisakah hp Oppo atau Realme menggunakan charger Quick Charge 2.0/3.0/4.0?

Bisa saja, tapi tidak akan fast charging, hanya akan berjalan di tegangan maksimal 5V~2A (standar) karena teknologi VOOC berbeda dengan Quick Charge.

Bisakah charger VOOC menggunakan kabel Micro USB biasa?

Tidak. Anda harus menggunakan kabel Micro USB yang dirancang khusus untuk VOOC.

Ada pertanyaan lain? Silahkan ditanyakan di komentar!

1 Response to "Tanya Jawab Seputar Fast Charging Smartphone: Boleh gak? Aman Gak? Merusak Baterai? dll."

  1. Kenapa syaa udh beli casan vooc asli tpi pas di pasang mengisi tpi batrai nya warna putih entr pas warna putih kmbli lagi warna hijau di hp oppo f1 plus casan hp oppo voc 4A/5A

    BalasHapus